Corporate daycare adalah langkah yang sangat mendukung budaya kerja modern. Terutama ini vital bagi orang tua pekerja dari generasi Milenial dan Gen Z yang memiliki anak usia sangat kecil.
Dukungan perusahaan dengan menyediakan daycare bukan sekadar tunjangan atau langkah Corporate Social Responsibility (CSR). Ini adalah momen strategis. Perusahaan dapat mengubah tingginya angka turnover dan absensi menjadi investasi. Berikut cara kerjanya.
Apa itu Corporate Daycare?

Corporate daycare, corporate child care, atau Tempat Penitipan Anak (TPA) perusahaan, semuanya merujuk pada konsep yang sama. Ini adalah fasilitas penitipan anak yang disediakan oleh perusahaan secara khusus untuk karyawan di tempat kerja.
Fasilitas ini menjadi solusi (panasea) bagi orang tua double-income. Hal ini sangat membantu karyawan, khususnya perempuan, yang memiliki anak berusia 6 tahun ke bawah.
Fungsi Corporate Daycare

Awalnya, konsep ini menguat pasca-pandemi COVID-19, ketika banyak orang tua kelimpungan menyeimbangkan pekerjaan dan pengasuhan anak.
Tempat penitipan anak perusahaan menyederhanakan proses pencarian layanan penitipan anak yang berkualitas tinggi dan terjangkau. Masalah pencarian penitipan anak seringkali menyebabkan stres, yang menghambat produktivitas karyawan.
Inilah fungsi utamanya.
- Menyediakan fasilitas yang aman dan terawasi bagi anak-anak selama jam kerja. Tentu mengurangi rasa khawatir orang tua.
- Menawarkan dukungan jangka pendek ketika orang tua harus lembur atau ada acara penting di kantor.
- Menerapkan kurikulum dan kegiatan yang mendukung pembelajaran dan perkembangan anak usia dini. anak yang pergi ke daycare memiliki kesempatan sosialisasi, rutinitas terstruktur, dan pembelajaran dasar (basic skills).
- Fasilitas di kantor membantu orang tua mengatur jadwal keluarga dan mengelola tagihan pengasuhan anak yang seringkali mahal.
Perbandingan Corporate Daycare vs. Daycare Umum

Berikut beberapa perbandingannya.
| Corporate Daycare | Daycare Umum |
| Di dalam atau sangat dekat dengan lingkungan kantor | Jauh dari kantor, seringkali dekat rumah karyawan |
| Kunjungan orang tua sangat mudah | Kunjungan orang tua membutuhkan izin atau waktu khusus di luar jam kerja |
| Fasilitas dan kualitas dapat dikontrol penuh oleh kantor | Kualitas sangat bergantung pada standar pengelola daycare tersebut |
| Jam operasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan | Jam operasional mengikuti standar bisnis dan perlu biaya lebih jika menggunakan jasa overtime |
Keuntungan untuk Perusahaan

Daya tarik dan retensi talenta
Perusahaan dapat mempertahankan karyawan berkinerja tinggi, terutama karyawan muda yang memiliki anak berusia bayi atau prasekolah.
Produktivitas dan kinerja
Mengurangi ketidakhadiran karyawan terkait masalah pengasuhan anak, sehingga memungkinkan fokus yang lebih baik pada pekerjaan.
Budaya perusahaan
Membangun citra ramah keluarga dan tenaga kerja yang lebih suportif dan loyal. Beberapa karyawan terpaksa berhenti bekerja atau mengurangi jam kerja karena kurangnya pengasuhan anak.
Penghematan biaya
Mengurangi biaya pergantian karyawan yang terkait dengan perekrutan dan pelatihan karyawan baru. Talenta terbaik dengan hasil pekerjaan memuaskan bisa bertahan lebih lama.
Dilansir dari SHRM, pengasuhan anak yang tidak memadai mengakibatkan kerugian bagi orang tua pekerja sebesar $37 miliar per tahun berupa hilangnya pendapatan, dan bagi perusahaan sebesar $13 miliar per tahun akibat hilangnya produktivitas.
Kepatuhan hukum
Saat ini Indonesia menerapkan UU No. 4 Tahun 2024 Pasal 30 yang mewajibkan perusahaan untuk menyediakan tempat penitipan anak bagi karyawan, sehingga perusahaan memenuhi fungsi kepatuhan hukum.
Kapan Waktu Ideal Membangun Corporate Daycare?

Keputusan untuk membangun corporate daycare adalah keputusan strategis. Tidak bisa sembarangan. Harus menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan ketersediaan dana. Di bawah ini beberapa pertimbangan untuk mulai membangun daycare.
Pertumbuhan jumlah karyawan muda
Jika ada peningkatan pada jumlah karyawan di usia produktif (25-40 tahun) atau karyawan yang baru menjadi orang tua, ini adalah sinyal kuat.
Angka Absensi dan Turnover Tinggi
Jika departemen HR mencatat tingginya angka turnover perempuan pasca melahirkan, atau seringnya cuti mendadak yang terkait masalah anak. Nah, daycare dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menstabilkan tim.
Persaingan Rekrutmen
Jika perusahaan bersaing dengan perusahaan lain dalam mendapatkan talenta terbaik, maka penawaran benefit yang bernilai seperti corporate daycare dapat jadi pembeda spesifik.
Pembukaan Kantor Baru
Ketika merencanakan fasilitas daycare, sebaiknya dilakukan ketika sedang merenovasi atau membangun kantor baru. Mengintegrasikan daycare ke dalam desain awal jauh lebih efisien dan hemat biaya daripada merenovasi belakangan.
Jangan biarkan potensi produktivitas menurun karena masalah pengasuhan anak. Kami siap membantu menganalisis kebutuhan dan merencanakan implementasi corporate daycare yang efisien di kantor Anda.
Hubungi kami untuk konsultasi: +62 811-933-774 (Yani)











Leave a Comment