#1 Your Trusted Business Partner

Tips Sukses Bangun Bisnis Daycare: Ikuti 3 Langkah Ini!

dimultidaycare

Kiat Sukses Bangun Bisnis Daycare
Kiat Sukses Bangun Bisnis Daycare

Prospek bisnis daycare cukup bagus di Indonesia. Ada berbagai cara untuk membuat sebuah bisnis berjalan sesuai harapan, termasuk dalam menjalankan layanan daycare. Di artikel ini, kita akan bongkar 3 langkah membuat bisnis daycare yang sukses.

Setiap bisnis punya kerumitannya masing-masing, termasuk layanan daycare. Karena itu, perlu pengetahuan yang komprehensif sebelum menjalani.

Kiat Sukses Membuat Bisnis Daycare

Perlu diingat bahwa bisnis daycare akan membuat kita berkontribusi terhadap kemajuan generasi bangsa. Jadi, pastikan dijalankan dengan matang dan profesional.

Langkah 1: Persiapan Keilmuan

  1. Ikuti Kelas Parenting dan Pendidikan Anak Usia Dini

Seperti kebanyakan bisnis, anda harus mengetahui apa core bisnis yang akan anda jalani. Dalam layanan daycare, pastinya anda perlu mengetahui bagaimana pola asuh anak usia dini.

Karena itu, alangkah lebih baiknya anda mengikuti kelas parenting dan pendidikan anak usia dini.

Perusahaan yang mau membuat daycare sebagai salah satu lini usahanya juga perlu mengutus salah satu pengurus bisnis ini untuk ikut belajar di kelas ini.

Di kelas parenting, anda akan mempelajari berbagai jenis pola asuh yang baik, cara komunikasi yang efektif dengan buah hati, serta menghadapi setiap perubahan dan perkembangan anak.

Di sini, anda juga akan belajar tentang perawatan bayi baru lahir, cara memandikan, menyusui, bahkan pertolongan pertama saat diare atau demam.

Sementara itu, ketika mengikuti kelas Pendidikan Anak Usia Dini, anda akan mempelajari bagaimana pola pendidikan anak usia dini yang efektif.

Penting dipahami bahwa daycare atau Taman Penitipan Anak (TPA) merupakan bagian dari Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Karena itu, di kelas ini anda juga akan mendapatkan bekal pemahaman aturan membuat PAUD seperti tertuang dalam Permendikbud 137 tahun 2014 tentang Standar Nasional PAUD.

  1. Ikuti Kelas Bisnis

Anda juga harus memahami sebuah bisnis itu berjalan. Dengan mengikuti kelas bisnis, di antaranya anda akan mempelajari tentang keorganisasian dan sumber daya, pengelolaan keuangan hingga strategi pemasaran yang efektif.

Jika memungkinan, ikuti kelas bisnis yang fokus dalam usaha layanan pendidikan anak usia dini agar ilmunya spesifik.

Namun, mengikuti kelas bisnis umum juga cukup membekali anda bagaimana menjalankan sebuah usaha.

Langkah 2: Persiapan Bisnis

Setelah bekal keilmuan sudah anda dapatkan, saatnya mempersiapkan bisnis agar berjalan optimal dan sesuai harapan. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

  1. Pelajari Persyaratan Perizinan Usaha Daycare

Sebelum memulai semuanya, pastikan anda memahami aturan dan syarat membuat usaha daycare. Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 61 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Taman Pengasuhan Anak Berbasis Hak Anak/Daycare Ramah Anak Bagi Pekerja di Daerah.

Dalam aturan tersebut, diatur bagaimana persyaratan dokumen dan lingkungan yang harus dipenuhi serta teknis penyelenggaraan daycare.

  1. Rencana Bisnis

Setelah mempelajari bagaimana persyaratan membuat daycare, saatnya anda mengaplikasikan apa yang sudah didapat dalam kelas bisnis yang sebelumnya diikuti.

Pertama, anda harus mengetahui bagaimana pasar usaha daycare di lokasi yang nantinya anda tentukan. Pastikan usaha layanan ini sesuai dengan kebutuhan pasar anda.

Anda juga perlu mempersiapkan bagaimana teknis pelaksanaan yang sebelumnya anda sudah pelajari di persyaratan izin usaha daycare.

Jika memungkinakan, cari pendanaan yang mumpuni, bisa dari dana CSR perusahaan atau membuat proposal yang ditujukan untuk donatur. Anda bisa menggunakan pendanaan ini sebagai modal awal bisnis.

Apapun caranya, ini bertujuan agar keuangan bisnis anda bisa stabil di kemudian hari.

Selanjutnya, anda juga bisa mengajukan asuransi untuk menjaga anak-anak (dan bisnis) terlindungi.

Kebijakan-kebijakan ini biasanya mencakup pertanggungan tanggung jawab, properti, kompensasi pekerja, dan asuransi bisnis.

Terakhir, persiapkan kebijakan bisnis dan kontrak, baik untuk karyawan yang akan anda pekerjakan maupun kontrak untuk orang tua.

Kebijakan bisnis diperlukan supaya setiap orang yang bersama anda menjalani bisnis ini memahami bagaimana visi dan misi bisnis.

Sementara kontrak, selain membuat daycare anda profesional, juga untuk melindungi bisnis dari kejadian yang tidak diinginkan.

Di sisi lain, kontrak ini juga akan membuat tenang orang tua karena apapun yang ada di luar kontrak merupakan penyelewengan jika dilakukan tanpa persetujuan.

  1. Persiapan Tempat

Sembari berjalan, anda bisa mulai mencari lokasi yang tepat untuk bisnis ini. Sebagaimana aturan dalam surat edaran Menteri PPPA, lokasi daycare harus mudah diakses dan jauh dari kemungkinan bahaya (misalnya di pinggir jalan raya, dekat sungai, jalanan curam, dan sebagainya).

Jangan lupa, pastikan kepastian hukum dari bangunan yang akan anda jadikan daycare. Jika menyewa, pastikan tidak pada bangunan yang sedang dalam sengketa. Jika punya sendiri, pastikan IMB dan semua kelengkapan dokumen tersedia.

Bersihkan fasilitas dengan desinfektan yang efektif. Kemudian, lakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk membuat tempat penitipan anak Anda aman bagi anak sesuai dengan usia anak-anak.

Terakhir, siapkan peralatan bermain dan tata mainan. Anda bisa menggunakan kotak penyimpanan agar semuanya tetap teratur.

  1. Persiapan sumber daya yang berkualitas

Daycare yang berkualitas bakal jadi pilihan masyarakat dan para orang tua. Untuk mewujudkannya, pastinya anda membutuhkan sumber daya yang profesional dan ahli.

Karena itu, pastikan anda mempekerjakan sumber daya terlatih dan profesional. Apalagi mengingat bisnis ini juga akan menentukan masa depan anak Indonesia.

Langkah 3: Pelaksanaan

Setelah semua persiapan teknisnya siap, anda bisa mulai menjalankan bisnis ini. Ada banyak kita yang dilakukan agar sebuah bisnis berjalan optimal. Namun, dua poin yang kami jelaskan adalah yang utama.

  1. Jaga kebersihan, keamanan dan kenyamanan lingkungan

Kebersihan, keamanan dan kenyamanan lingkungan daycare adalah yang utama mengingat anda akan mengasuh banyak anak kecil di sini.

Lingkungan yang mumpuni akan membuat stimulasi perkembangan motorik dan otak anak berjalan optimal.

Daycare yang bersih dan nyaman juga menunjukkan keseriusan dan profesionalisme bisnis anda. Ini juga akan mempengaruhi tingkat kepercayaan orang tua.

Terakhir, kebersihan, keamanan dan kenyamanan adalah salah satu syarat mendirikan usaha daycare. Jadi, ini harus dipenuhi.

Jika memungjinkan, anda bisa mempekerjakan petugas keamanan sekaligus kebersihan daycare.

  1. Pemasaran/Marketing

Mayoritas yang akan menggunakan layanan daycare adalah generasi milenial kelahiran awal 90-an yang sedang dalam 5-10 tahun pernikahan. Biasanya, di usia pernikahan ini baru memiliki anak yang masih kecil. Karena itu, anda harus memahami bagaimana karakteristik orang tua zaman ini.

Kebanyakan dari mereka menggunakan media sosial untuk mengunggah beragam aktivitas sang anak. Karena itu, pastikan anda gunakan media ini untuk promosi.

Selain lewat media sosial, anda juga bisa mengkombinasikan teknik marketing konvensional untuk menjangkau pasar di sekitar wilayah lokasi daycare.

Bagikan:

Related Post

Leave a Comment

Ready to talk?  Get in touch with our friendly team of experts.  We’re ready to assist you.