Tempat penitipan anak atau Layanan Daycare, di Indonesia terus menjamur. Jika anda ingin membuat ini, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.
Daycare sangat berperan dalam tumbuh kembang anak di masa golden age. Layanan ini sangat dibutuhkan utamanya bagi para orang tua yang sibuk bekerja.
Tak hanya itu, layanan daycare saat ini juga bisa jadi bisnis menjanjikan. Perusahaan bisa berpartisipasi dalam perkembangan optimal anak Indonesia sambil memperoleh keuntungan finansial dari usaha daycare ini.
Syarat dan Ketentuan Layanan Daycare
Jika anda berminat membuatnya, berikut 8 syarat dan ketentuan layanan Daycare di Indonesia, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 61 Tahun 202 tentang Pedoman Penyelenggaraan Taman Pengasuhan Anak Berbasis Hak Anak/Daycare Ramah Anak Bagi Pekerja di Daerah.
- Kerjasama dengan Lembaga Berwenang
Dalam edaran tersebut, disebutkan bahwa setiap penyelenggara layanan Daycare harus bekerjasama dengan lembaga atau instansi yang memiliki kewenangan dalam hal kesehatan dan perlindungan serta layanan tumbuh kembang anak, baik dalam lingkup fisik maupun psikologis.
Beberapa lembaga yang berwenang tersebut di antaranya Pusat Pembelajaran Keluarga/PUSPAGA setempat, Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS), Rumah Sakit, Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU), dan Psikolog atau Konselor dari perguruan tinggi dan/ atau asosiasi profesi psikologi.
Selain itu, juga Petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Perangkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) hingga Kecamatan, dan lembaga terkait dan berwenang lainnya.
- Memberikan Informasi pada Masyarakat
Anda juga harus menginformasikan pada masyarakat sekitar lokasi daycare tentang adanya layanan tersebut. Tak hanya itu, informasi ini juga harus diberikan pada kawasan industri atau perusahaan (jika dibangun di lokasi industri/perusahaan) serta tempat tinggal anak.
- Gunakan Bangunan Permanen
Sangat tidak dianjurkan bangunan daycare menggunakan bangunan semi permanen seperti saung dan semacamnya. Ini akan mempengaruhi kualitas layanan yang bermuara pada terganggunya perkembangan anak.
Lingkungan daycare haruslah bersih, aman dan nyaman. Ini dilakukan agar proses pembelajaran untuk tumbuh kembang anak optimal. Selain itu, lingkungan yang kondusif juga membuat anak menjadi fokus mengikuti kegiatan di daycare.
Selain bangunan permanen, lokasi daycare juga harus mudah diakses oleh orang tua dan peserta didik. Kembali lagi, ini demi keamanan dan kenyamanan kegiatan pembelajaran.
Lingkungan yang tidak kondusif, misalnya terlalu dekat jurang, melewati lahan yang curam, dan sebagainya, akan membahayakan bagi para peserta didik.
- Lingkungan Harus Aman dan Nyaman
Bersambung dari poin sebelumnya, lingkungan membuat Daycare harus aman dan nyaman digunakan proses pembelajaran. Dalam Surat Edaran Kementerian PPPA tersebut dijelaskan, lingkungan belajar daycare harus aman, bersih, sehat, nyaman, dan indah.
- Lingkungan Belajar Harus Proporsional
Tidak boleh ada rasio berlebih antara pengajar dan murid dalam daycare. Selain efektifitas pembelajaran, ini dilakukan agar anak bisa bergerak bebas yang mendukung motorik mereka.
Penerangan dan ventilasi juga jadi fokus dalam membuat lingkungan belajar daycare yang aman dan nyaman. Jika kondisi keduanya baik, oksigen akan mudah masuk dan membuat anak tidak mudah lelah.
- Pintu dan Jendela Hanya Boleh Dibuka Pengasuh
Persyaratan selanjutnya lebih soal teknis. Pintu dan jendela merupakan akses penting dalam lingkungan pembelajaran daycare. Jika sebelumnya dijelaskan bagaimana pentingnya ventilasi, sebagai tambahan, ventilasi dan pintu tersebut hanya boleh dibuka oleh para pengasuh. Ini dilakukan untuk mencegah peserta didik keluar tanpa pengawasan.
- Daftar Ruangan yang Harus Tersedia
Proses pembelajaran dan kegiatan di daycare akan sangat ditentukan dari kondisi tempat anak melakukan aktivitas. Selain ruangan yang aman dan nyaman, ruangan-ruangan di daycare harus bisa mengakomodasi berbagai kegiatan yang dilakukan anak.
Dalam Surat Edaran Kementerian PPPA dijelaskan beberapa ruangan yang harus tersedia di layanan daycare, antara lain:
- Ruang serbaguna untuk aktivitas peserta didik
- Ruang kantor/administrasi
- Dapur
- Gudang
- Tempat cuci tangan
- Ruang UKS
- Kamar mandi/toilet untuk peserta didik dan untuk orang dewasa (guru, pengelola, dan pengasuh)
Ruangan-ruangan yang disebutkan di atas juga harus dijaga kebersihannya. Selain itu, fasilitas di dalamnya juga harus diperiksa berkala untuk mencegah kerusakan.
- Terdapat Sarana Penunjang
Selain ruangan-ruangan utama yang dijelaskan di poin sebelumnya, layanan daycare juga harus menyediakan beberapa sarana penunjang kegiatan, antara lain:
- Sarana kesehatan untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS, seperti bahan mencuci tangan dan sikat gigi
- Sarana makan yang bersih, seperti piring, sendok, dan mangkuk
- Sarana mandi, cuci, dan toilet, seperti air bersih, sabun, dan handuk kecil
- Sarana tidur, seperti matras, bantal, dan selimut sesuai ukuran peserta didik
- Sarana perkantoran/administrasi, seperti meja, rak buku, kursi, lemari, dan kotak penyimpanan
- Menyediakan alat permainan edukatif (APE) untuk mendukung kegiatan belajar dan perkembangan moral (agama), motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni.
Sama seperti ruangan, berbagai sarana penunjang tersebut harus dijaga kebersihannya serta diperhatikan kondisinya agar jangan sampai ada yang rusak dan membahayakan.
Manfaat Layanan Daycare
Jika semua persyaratan bisa dipenuhi oleh layanan daycare, maka fasilitas ini akan sangat bermanfaat, utamanya bagi orangtua, anak, bahkan perusahaan yang menyediakan buat para karyawannya.
- Manfaat Daycare Buat Orangtua dan Anak
Daycare yang baik memberikan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak, dengan stimulasi pendidikan dan interaksi sosial. Ini dapat membantu meningkatkan keterampilan sosial, kognitif, dan emosional anak-anak.
Selain itu, tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penitipan anak, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan awal. Ini dapat memberikan anak-anak dasar-dasar keterampilan akademis dan sosial sebelum memasuki sistem pendidikan formal.
- Manfaat Daycare Buat Orangtua yang Sibuk Bekerja
Buat orangtua yang sibuk bekerja, menggunakan layanan daycare akan memberikan beberapa manfaat. Daycare memungkinkan orang tua, terutama ibu, untuk kembali bekerja lebih cepat setelah melahirkan. Ini dapat meningkatkan partisipasi tenaga kerja dan kontribusi ekonomi dari sektor perempuan.
Dengan menyediakan tempat penitipan anak yang aman dan berkualitas, pekerja dapat lebih fokus dan produktif saat bekerja, karena mereka tidak perlu khawatir tentang kondisi anak-anak mereka.
Layanan ini juga memberikan dukungan yang diperlukan bagi perempuan untuk mengembangkan karir mereka tanpa mengorbankan peran sebagai orangtua. Ini dapat membantu mencapai kesetaraan gender di tempat kerja.
- Manfaat Daycare Buat Perusahaan
Dengan menyediakan fasilitas daycare, perusahaan dapat meningkatkan kepuasan dan retensi karyawan. Karyawan yang merasa didukung dalam peran orangtua mereka cenderung lebih setia dan berkomitmen terhadap perusahaan.
Hal tersebut karena para karyawan tidak perlu lagi khawatir tentang kesejahteraan anak-anak mereka cenderung lebih fokus dan produktif dalam pekerjaan.
Selanjutnya, daycare dapat mengurangi gangguan pikiran terkait kekhawatiran terhadap anak-anak, sehingga karyawan dapat bekerja dengan lebih efektif.
Fasilitas daycare dapat menjadi keunggulan kompetitif dalam merekrut bakat baru. Karyawan potensial, terutama mereka yang memiliki keluarga, mungkin lebih tertarik bergabung dengan perusahaan yang menawarkan dukungan terhadap keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.
Hal tersebut tentunya membangun citra positif di mata karyawan dan masyarakat umum. Ini dapat meningkatkan reputasi perusahaan sebagai tempat kerja yang baik.
Silahkan menghubungi kami. Kami siap membantu mewujudkan fasilitas daycare di kantor perusahaan Anda. Selain itu, kami juga siap mewujudkan dan membantu agar usaha daycare rumahan Anda berjalan dan bertumbuh dengan baik.











Leave a Comment